Hadist merupakan salah satu rujukan sumber hukum Islam di samping kitab suci Alquran. Di dalam hadist Nabi Muhammad SAW itulah terkandung jawaban dan solusi masalah yang dihadapi oleh umat di berbagai bidang kehidupan. Berbicara tentang ilmu hadist, umat Islam tidak akan melupakan jasa Al-Albani. Ia merupakan salah satu tokoh pembaharu Islam abad ini.
sumber : Al Mustasyar Abdullah Al Aqil/ Al I’thisom
Syaikh Said Hawa bin Muhammad Dib Hawwa lahir di kota Hamah, Suriah, tahun 1935. Ia berusia 2 tahun ketika ibunya meninggal dunia. Ia pindah ke rumah neneknya di bawah asuhan sang ayah, seorang pejuang pemberani yang berjihad melawan perancis. Pada masa mudanya berkembang pemikiran sosialis,Nasional, Ba’ats, dan Ikhwanul Muslimin. Allah memberikan kebaikan untuknya dengan bergabung ke dalam Jama’ah Ikhwanul Muslimin, tahun 1952, saat ia masih pelajar SMU.
Syaikh Al Ghazali lahir 22 September 1917, dikampung Naklal Inab, Itay Al-Barud, Buhairah, Mesir. Ia dibsarkan dikeluarga Agamis yang sibuk didunia perdagangan. Ayahnya Hafidz Al Qur’an. Lalu sang anak tumbuh mengikuti jejak ayahandanya dan hafal Al Qur’an sejak Usia 10 tahun. Syaikh Al Ghazali menimba ilmu dari Guru-guru yang ada didesanya, masuk sekolah agama di Iskandariyah dan menamatkan tingkat dasar hingga menengah atas (SMU). Pindah ke Kairo untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Ushuluddin dan mendapat Ijazah tahun 1361 H/1942 M. ia mengambil sepesialisasi di Dakwah wal ‘irsyad dan mendapat gelar magister tahun 1362 H/1943 M. para guru yang paling berpengaruh padanya saat studi adalah Syaikh Abdul Aziz Bilal, Syaikh Ibrahim Al-Gharbawi, Syaikh Abdul ‘Azhim Az-zarqani, dll.