Statistik

Sejak Juni 2007
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini177
mod_vvisit_counterkemarin257
mod_vvisit_counterpekan ini640
mod_vvisit_counterbulan ini3941
mod_vvisit_countertotal51358

Kami Peduli

  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
powered_by.png, 1 kB

Halaman Depan arrow Biografi
Biografi
Sejenak Bersama Da^i & Mujahid, Umar Tilmisani PDF Cetak E-mail
Views 1114    

Mukadimah

 Seorang penulis yang bernama Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad ashihi  pernah melontarkan hal yang serius terhadap tokoh kita kali ini , dalam buku nya yang diterjemahkan edisi indonesia ”Dialog dengan Ikhwani ” Yayasan Al-Madinah, Solo.Dalam bukunya tersebut. Ia berbuat aniaya terhadap Umar Tilmisani. Ia menceritakan bahwa Umar Tilmisani telah menjama' dan qashar solat Ashar hanya untuk nonton film di bioskop, amat tergila-gila pada lagu Ummu Kaltsum, belajar gitar dan dansa ala Perancis dan kegilaan lainnya. Memang, Umar at Tilmisani 'muda' pernah seperti itu, tetapi tulisan  yang meyebutkan Mursyid 'Am Umar Tilmisani berperilaku seperti itu tidak lain adalah kebohongan yang nyata dan ia (Abu Abdillah) sendiri menyadari kebohongan itu.

Sungguh, Umar Tilmisani memang pernah jahiliyah ketika masa-masa mudanya. Ia memiliki gaya hidup glamour dan kebarat-baratan seperti yang ia tulis dalam Dzikrayat la Mudzakkiraat. Di buku itulah ia bercerita tentang ke-jahiliyah-an masa mudanya (dalam buku itulah yang dirujuk Abu Abdillah). Namun setelah itu, Umar mengalami perubahan hidup ketika mulai mengenal Islam melalui dakwah al Banna dan IM. Bahkan, akhirnya ia menjadi tokoh besar dan memiliki kelayakan untuk menduduki jabatan sebagai Mursyid 'Am yang persyaratannya amat ketat. Jadi, sebutan Abu Abdillah – semoga Allah swt mengampuninya – kepadanya bahwa ketika menjadi pemimpin IM  beliau melakukan ke-jahiliyahan-seperti yang dituduhkan adalah dusta. Itu adalah masa lalunya ketika masih jahiliyah dan belum tersentuh Ikhwan, apalagi menjadi Mursyid 'Am. Letak kebohongannya adalah buku yang dirujuk, Dzikrayat la Mudzakkiraat karya Umar Tilmisani, menceritakan kisah hidupnya yang gelap pada masa lalu dan terang pada masa Ikhwan secara lengkap. Artinya, Abu Abdillah membaca juga kalau ke-jahiliyah-an itu adalah masa lalu Umar Tilmisani sebelum menjadi anggota Ikhwan dan jauh sebelum menjadi Mursyid 'Am. Mengapa Abu Abdillah tetap menulis di bukunya bahwa saat jahiliyah itu Umar adalah pimpinan Ikhwan? (lihat kedustaan ini dalam Dialog Bersama Ikhwani, hlm 24-27).

 Ada apa sebenarnya dengan Tokoh kita pada kali ini ? Nah pembaca...mari kita ulas biografi dari seorang  da^i. Murabbi, mujahid ustadz Umar tilmisani rahimahullah....selamak menyimak


Published in : Biografi,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Ditulis Oleh admin   
Sunday, 16 December 2007
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 16 December 2007 )
Selengkapnya...
 
Beberapa Karya Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dan kabar terakhirnya PDF Cetak E-mail
Views 1894    

Syaikh Yusuf Al-Qaradawi telah menulis berbagai kitab dalam pelbagai bidang keilmuan Islam terutama dalam bidang sosial, dakwah dan pengajian Islam. Kitab-kitab beliau sangat diminati oleh umat Islam seluruh dunia. Bahkan Kitab-kitab tersebut telah diulang cetak berpuluh-puluh kali dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Di samping itu, kitab-kitab tersebut dapat menjelaskan wawasan perjuangan dan pemikiran al-Imam al-Qaradawi Hafizhahullah secara lebih terperinci,


Published in : Biografi,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Ditulis Oleh admin   
Sunday, 09 September 2007
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 09 September 2007 )
Selengkapnya...
 
Hasan al Banna, Mujaddid yang Syahid PDF Cetak E-mail
Views 1458    

 Oleh: Abu Huzaifi

“Sesungguhnya Allah akan membangkitkan untuk umat ini setiap permulaan seratus tahun, orang yang memperbarui agamanya”.(1)

 

Hadits yang mulia ini, memberikan –paling tidak- dua pelajaran kepada kita.

 Pertama. Rasulullah ‘Alaihi Shallatu was Salam hendak membangkitkan optimisme pada jiwa kaum muslimin, bahwa islam tidak akan mati; dalam setiap masa tertentu Allah ‘Azza wa Jalla  mengutus orang yang mentajdid (memperbarui) agamaNya dan menghidupkan syariatNya.



Published in : Biografi,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Monday, 11 June 2007
Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 11 June 2007 )
Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 5 dari 7

Dari Admin

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Selamat Datang di website perisaidakwah.com dilaunching sejak bulan Juni 2007. kirimkan kritik, saran bahkan artikel ke perisaidakwah@gmail.com
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

### Tidak dilarang menyebarkan isi dari web ini dengan tetap mencantumkan sumbernya####

Sindikasi

Yang online

Saat ini ada 3 tamu online

Komentar

Partisipasi dalam...
Kalau ada ikhwah yang...
Selengkapnya
By Farid Nu'man

Hukum Syari'at Bom...
Rasulullah kan pernah bilang orang yang...
Selengkapnya
By Ibnu Hasan

Pengakuan Jujur...
sebagai seorang yang mungkin sangat...
Selengkapnya
By syafa

© 2008 perisaidakwah.com