Statistik

Sejak Juni 2007
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini60
mod_vvisit_counterkemarin435
mod_vvisit_counterpekan ini495
mod_vvisit_counterbulan ini495
mod_vvisit_countertotal71218

Kami Peduli

  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
powered_by.png, 1 kB
Halaman Depan arrow Manhaj
Manhaj
Rambu-Rambu dan Kerangka Dalam Memahami Sunnah Nabawiyah PDF Cetak E-mail
Views 1081    

(Ma'aalim wa Dhawaabith Fi Fahmi as-Sunnah an-Nabawiyyah) 

Oleh : DR Daud Rasyid, MA  

ETIKA  SALAFUS SHALIH  DALAM  MENGKRITIK  HADITS       

Dlm Muqaddimmah Ibnu Shalah disebutkan sikap sangat berhati2nya Umar ra dlm menerima hadits, tapi ia tdk meragukan sahabat yg merawikannya melainkan berhati2 thd hukum yg disampaikan oleh Nabi SAW, sbg contoh ia mengatakan hal tsb kepada sahabat abu Hurairah ra : Innani la atahammuka wa lakinnani uridu an anatsabbat (Saya tdk pernah meragukanmu, semua ini saya lakukan karena ingin menegaskan).


Published in : Manhaj,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Ditulis Oleh admin   
Monday, 17 September 2007
Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 17 September 2007 )
Selengkapnya...
 
Fiqih Da’wah: Antara tasyaddud (yang keras) dan tasahhul (kebablasan) PDF Cetak E-mail
Views 1320    

Farid Nu’man

Mukadimah

Seorang Al Akh bercerita, ada seorang ustadz ingin menda’wahi suku dayak pedalaman, mereka adalah suku yang tidak mengenal batas aurat. Hal yang biasa bagi mereka keluar rumah mengenakan celana dalam saja. Suatu hari, Al Akh ini bersama beberapa kawannya berkunjung ke rumah ustadz tersebut. Al Akh ini begitu terkejut, karena ustadz tersebut menyambutnya hingga ke luar rumah hanya mengenakan celana dalam saja. Ketika ditegur, ustadz itu mengira bahwa yang datang adalah orang-orang Dayak yang menjadi objek da’wahnya! Jadi, ia seperti itu agar lebih diterima di masyarakat Dayak.


Published in : Manhaj,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Ditulis Oleh admin   
Thursday, 06 September 2007
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 07 September 2007 )
Selengkapnya...
 
Menghadapi Para Pendengki Terhadap Gerakan dakwah PDF Cetak E-mail
Views 1336    

 Abu Huzaifi

Menyeru manusia kepada jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala, ibarat perdagangan. Seorang yang berdagang pasti memiliki pesaing. Ada pesaing yang sehat dan ada pula yang hasud (dengki). Si pendengki akan melakukan upaya apa saja untuk menggembosi pedagang lain yang lebih laku. Ia katakan kepada manusia: hati-hati dengan pedagang itu, barang dagangannya syubhat, tidak berkualitas, tidak orisinil, dan lain-lain, dengan tujuan pelanggan beralih kepadanya.    

Begitu pula segala macam bentuk fitnah, ittiham (tuduhan), tha’nah (tikaman), yang dialami gerakan dakwah, aktifis dan  tokoh-tokohnya. Sayangnya semua itu bukan hanya datang dari kaum sekuler yang anti agama, tetapi juga sesama pejuang Islam. Lalu bagaimana para da’i menyikapinya?


Published in : Manhaj,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Ditulis Oleh admin   
Friday, 31 August 2007
Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 01 September 2007 )
Selengkapnya...
 
Menyikapi Penguasa Zalim PDF Cetak E-mail
Views 1194    

Abu Huzaifi

Mukaddimah

Penguasa yang zalim lantaran ia banyak penyimpangan dan pelanggaran, fasiq, korup, otoriter, kesesatan, kufur, menentang hukum Allah Azza wa Jalla.  Selalu ada sejak pasca masa-masa khulafa’ur rasyidin hingga sekarang. Mereka memusuhi ulama dan para da’i Islam, bahkan mengejar, mengirim mata-mata, memenjarakan dan membunuhnya, namun ada pula yang justru ‘dibeli’ untuk kepentingan status quonya. Para ulama dan da’i tersebut  menjadi skrup penguat kedudukan penguasa tersebut. Namun, pada umumnya para ulama dan da’i selalu berseberangan dan menjadi penentang utama penguasa yang zalim, bahkan manusia secara umum tidak akan sejalan dengan penguasa seperti itu.
       


Published in : Manhaj,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Sunday, 12 August 2007
Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 13 August 2007 )
Selengkapnya...
 
PERANAN LOGIKA DAN INTELEKUALITAS DALAM FIQIH KONTEMPORER PDF Cetak E-mail
Views 2294    

MUHAMMAD RUM, MA

MUQADDIMAH

Wawasan berfikir dalam konsep kehidupan akan mempengaruhi mentalitas manusia yang hidup pada masyarkat itu, orientasi pemikiran kaum jahiliah yang hidup dalam kemusyrikan;menyembah berhala, memakan riba, yang kuat meperbudak yang lemah, kemaksiatan merajalela, perzinahan hal yang bisa dimaklumi kalau tidak mengatakan sudah merupakan bumbu dalam kehidupan, semua itu terpatri dalam satu wadah hingga manpu menformat gaya kehidupan orang-orang Quraisy khususnya pada waktu itu.


Published in : Manhaj,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Tuesday, 03 July 2007
Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 01 September 2007 )
Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 10 - 17 dari 17

Dari Admin

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Selamat Datang di website perisaidakwah.com dilaunching sejak bulan Juni 2007. kirimkan kritik, saran bahkan artikel ke perisaidakwah@gmail.com
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

### Tidak dilarang menyebarkan isi dari web ini dengan tetap mencantumkan sumbernya####

Sindikasi

Yang online

Komentar

Muhammadiyah,...
Peran Mirza Ghulam Ahmad adalah setetes...
Selengkapnya
By Anti AHmadiyah

MAKNA SUNNAH DALAM...
kenapa harus ada sunnah dan...
Selengkapnya
By des pet

Muhammadiyah,...
Gelar anda sebagai alumni sebuah...
Selengkapnya
By reza

© 2008 perisaidakwah.com