Posted by wiwid, on 16-02-2008 19:37, IP 202.182.48.30, Tamu
6. mari kita do'akan
Rasulullah Saw. bersabda, "sebaik-baik harta adalah harta yang ada ditangan orang yang shaleh".
kita Do'akan semoga semua Ikhwah yang kaya-kaya selalu menjadi pribadi shalih...dan yang belum kaya kita dorong dan do'akan semoga menjadi kaya dan shalih. amin....
Posted by Hafiy, on 12-02-2008 14:49, IP 61.94.239.111, Tamu
7. Tetap Konsisten
Semoga apa yang kita ungkapkan atau masukan bahkan kritikan bukan hanya sekedar bumbu-bumbu maya yang tidak berkesan kepada sang "pelaku" akan tetapi yang paling penting adalah instrospeksi kepada si pelaku kritik dan wabil am kepada para kader dakwah; kita hidup dalam cakrawala dunia yang beraneka ragam, kita berdakwah mestilah dinamis dan melihat keatas kebawah serta memahami fiqh sosial. Kita mesti berani ditengah masyarakat yang borjuis dan penuh kegigihan ditengah-tengah para proletariat (maaf bukannya saya mendikotomikan di internal ikhwah itu ada borj&prol akan tetapi masy luar). Dakwah kita milik mereka, jadi kita bukanlah kemudian menjadi bunglon berganti wajah; pagi kedelai sore tempe, malam perempuan siang laki. Kita mestinya memahami bagamana kita mampu berinteraksi dengan wajar. Boleh kaya akan tetapi jadikanlah kekayaan itu untuk kemenangan hati, Kita harus berani mengatakan bahwa harta adalah sarana untuk menghasilkan kemenangan dakwah
Posted by ibnu sam, on 29-01-2008 16:23, IP 69.88.25.251, Tamu
8. Tawazhun
ikhwah.. inilah nikmatnya berjama'ah.. ada yang saling memberikan Nasihat dalam kebenaran dan kesabaran.. semoga bisa diambil hikmahnya.. terlepas setuju atau tidak kukira kita bisa dewasa dalam menyikapinya.
Semoga Allah SWT memberkahi budaya Taushiyah diantara kita.. Barokallahu fiikum..!!
Posted by Riza Almanfaluthi, on 29-01-2008 11:48, IP 116.66.205.1, Tamu
9. GALAU
Ya, saya yakin yang dimaksud "syaikh" oleh antum adalah Ustadz***. Terus terang saja tulisannya Ustadz **** telah membuka mata pemikiran saya tentang memandang dunia dan harta kekayaan. Bagaimanapun tulisan itu bagus buat saya. Namun ada satu hal yakni butuh pemahaman lebih terhadap materi-materi awal yaitu seperti antum sendiri bilang bahwa kekayaan hati adalah kekayaan sejati. Rupanya sering berjidal dengan salafy membuat antum tidak bisa menerima adanya pandangan lain. Afwan.