Posted by reza, on 11-09-2008 13:11, IP 125.163.2.160, Tamu
1. Pemred ??
Gelar anda sebagai alumni sebuah madrasah, ditambah dengan embel-embel penulis dan pemimpin redaksi agaknya tidak membuat anda cerdas.Sayang sekali, ternyata tuduhan anda kepada Ahmadiyah justeru mencerminkan anda tidak banyak membaca !! Anda tahu tidak, Irfan Dahlan, putera KH.Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah ternyata seorang Ahmadi (anggota Ahmadiyah). Dan anda salah besar mengatakan bahwa Mirza Ghulam Ahmad tidak mempunyai peninggalan berharga untuk Islam. Salah satu karangan beliau, yakni "Barahin Ahmadiyah" yang isinya membela Islam dan mengemukakan keindahan Islam dari serangan Nasrani, Sikh dan Hindu, mendapatkan pujian dari Muhammad Husein Batalwi, salah seorang ulama besar di India pada waktu itu. Bahkan, salah satu karya beliau, yakni "Filsafat Ajaran Islam" sangat dihargai oleh Leo Tolstoy, sastrawan ternama Rusia pada waktu itu. Dan sekali lagi, Ahmadiyah tidak pernah mempunyai kitab suci bernama "Tadzkirah" seperti yang anda tuduhkan. Kasihan, tuduhan anda hanya fitnah
Posted by Anti AHmadiyah, on 05-10-2008 21:04, IP 116.197.134.48, Tamu
1. Parah nih orang ...
Peran Mirza Ghulam Ahmad adalah setetes di antara samudera kekesesatan dan kerusakan yang di bawanya ... semua alasan yang anda bawa tidaklah mengubah esensinya bahwa tidak ada lagi nabi setelah Rasulullah SAW, walau pun orang itu keturunan nabi ... apalagi sekedar keturunan orang Muhammadiyah !!
Anda mengaku Tadzkirah bukan kitab suci AHmadiyah, ingin bukti? jika balik ke sini, tulis email anda nanti saya kirimkan ...