Posted by ikhwanul muslimin, on 20-01-2008 00:43, IP 222.124.162.140, Tamu
1. perbanyak artikel tentang jamaah
ketika saya membaca artikel-artikel yang justru bertentangan dengan yang sudah dijelaskan dalam artikel ini, timbul pertanyaan dalam benak saya, siapa sesungguhnya yang berada pada kebenaran? apakah kita atau mereka (manhaj salaf)?
Posted by Riza Almanfaluthi, on 22-01-2008 10:31, IP 116.66.205.1, Tamu
1. Tidak...
Memang demikianlah, menurut saya, propaganda saudara-saudara kita dari salafiyyin terhadap harakah lain. Tapi jangan keliru, misal saat sauara-sadaura salafiyyin mewajibkan pake sarung, apa selama ini semua salafiyyin dalam prakteknya demikian? belum saya temukan satupun temen2 salafiyin di sekitar saya yg pake sarung pas ke kantor. Lagi, mereka berpendapat kerja di pajak haram, nyatanya masih juga disini, di kantor pajak.
Mas, perbedaan kita dengan salafiyin adalah, bahwa menurut mereka kebenaran itu 1, yg laennya salah. Sementara kita menganggap, jika dulu di kalangan salafush shalih saja ada perbedaan, dan mereka semua ulama yg diakui, maka mengapa kita memperselisihkannya? begitulah kira2. Hal tsb membuat di kalangan salafiyyin sendiri terjadi perpecahan, bahkan mencela salafiyin yg laen dengan kata2 yg (amat) pedas, semacam al kadzab (pendusta). Pernah baca?