Statistik

Sejak Juni 2007
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini37
mod_vvisit_counterkemarin364
mod_vvisit_counterpekan ini1478
mod_vvisit_counterbulan ini2566
mod_vvisit_countertotal79318

Kami Peduli

  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
powered_by.png, 1 kB

Akhbar filistin


Halaman Depan arrow Manhaj
Imam Hasan Al Banna dan Tawasul*

Go back to the article

Comment in question
Posted by ikhwanul muslimin, on 20-01-2008 00:43, IP 222.124.162.140, Tamu
1. perbanyak artikel tentang jamaah
ketika saya membaca artikel-artikel yang justru bertentangan dengan yang sudah dijelaskan dalam artikel ini, timbul pertanyaan dalam benak saya, siapa sesungguhnya yang berada pada kebenaran? apakah kita atau mereka (manhaj salaf)?
 
» Laporkan komentar ini kepada administrator
» Balas komentar ini...
» See all 1 replies

1 Balas
Posted by Riza Almanfaluthi, on 22-01-2008 10:31, IP 116.66.205.1, Tamu
1. Tidak...
Memang demikianlah, menurut saya, propaganda saudara-saudara kita dari salafiyyin terhadap harakah lain. Tapi jangan keliru, misal saat sauara-sadaura salafiyyin mewajibkan pake sarung, apa selama ini semua salafiyyin dalam prakteknya demikian? belum saya temukan satupun temen2 salafiyin di sekitar saya yg pake sarung pas ke kantor. Lagi, mereka berpendapat kerja di pajak haram, nyatanya masih juga disini, di kantor pajak. 
 
Mas, perbedaan kita dengan salafiyin adalah, bahwa menurut mereka kebenaran itu 1, yg laennya salah. Sementara kita menganggap, jika dulu di kalangan salafush shalih saja ada perbedaan, dan mereka semua ulama yg diakui, maka mengapa kita memperselisihkannya? begitulah kira2. Hal tsb membuat di kalangan salafiyyin sendiri terjadi perpecahan, bahkan mencela salafiyin yg laen dengan kata2 yg (amat) pedas, semacam al kadzab (pendusta). Pernah baca?
 
» Laporkan komentar ini kepada administrator
» Balas komentar ini...



mXcomment 1.0.2 © 2007-2009 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved

Dari Admin

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Selamat Datang di website perisaidakwah.com dilaunching sejak bulan Juni 2007. kirimkan kritik, saran bahkan artikel ke perisaidakwah@gmail.com
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

### Tidak dilarang menyebarkan isi dari web ini dengan tetap mencantumkan sumbernya####

Sindikasi

Yang online

Komentar

Muhammadiyah,...
Peran Mirza Ghulam Ahmad adalah setetes...
Selengkapnya
By Anti AHmadiyah

MAKNA SUNNAH DALAM...
kenapa harus ada sunnah dan...
Selengkapnya
By des pet

Muhammadiyah,...
Gelar anda sebagai alumni sebuah...
Selengkapnya
By reza

© 2009 perisaidakwah.com