“Dialah (Hasan al Banna) yang berhak memfatwakan pembunuhan, memberikan instruksi-instruksi, teror, jihad, dan lainnya. Bukti paling nyata adalah usaha kudeta pemerintah pada tahun 1953 M.”
(Ayyid Asy Syamari, dalam buku : Hasan al Banna Seorang Teroris?, hlm. 29)
Mukaddimah
Untuk kesekian kali gerakan Al Ikhwan Al Muslimun (selanjutnya disebut Ikhwan) beserta tokoh-tokohnya difitnah dan dituding dengan tuduhan yang justru mereka berlepas diri dan memeranginya, yaitu terorisme, radikalisme dan ekstrimitas.al ‘Allamah Yusuf al Qaradhawy adalah salah satu alim besar zaman ini. Ia pernah dituding terlalu moderat bahkan terkesan memudah-mudahkan (mutasahil) lantaran kitabnya yang amat terkenal Al Halal wal Haram fil Islam –dan kitabnya yang lain- dituding banyak menghalalkan yang haram menurut sangkaan para pengkritiknya.Sehingga para pengkritiknya –sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Isham Talimah- mengejek dengan mengatakan sepantasnya judul buku tersebut diganti menjadi Al Halal wal Halal. Syaikhmengatakan ia akan mengganti judul tersebut dengan syarat para pengkritik mau menyusun kitab Al Haram wal Haram
“ Kita katakan bahwa kita sepakat dengan yang bersangkutan. Sistem yang islami dan ideal tidak akan terbentuk dengan cara yang tidak islami. Jika tujuan Anda adalah Jakarta, namun Anda mengambil rute ke Bandung maka Anda tidak akan sampai kepada tujuan.
Namun, kita hidup pada realita dan bukan utopia. Kita menginginkan maslahat yang besar dengan penerapan sistem yang islami dan ideal di masa yang akan datang, namun kita juga harus menolak kemudharatan sesuai kemampuan pada masa yang berdiri di hadapan kita. Jika keduanya memungkinkan untuk dapat dilakukan, maka mengapa tidak dilakukan?”
Pasca reformasi, bangsa Indonesia larut dalam ekspresi kebebasan berpendapat dan kreatifitas yang berlebihan. Bukan hanya partai politik yang menjamur namun juga jama'ah dakwah. Bukan hanya parpol yang jago kampanye tapi jama'ah dakwah juga ahli melakukan propaganda. Seperti tukang obat, mereka menyatakan obatnyalah yang paling manjur dan paling mujarab. Dengan doktrin-doktrin yang dikemas sedemikian rupa tidak sedikit orang terpelajar yang terbawa arus ini.