Login

Assalamu'alaikum Wr.Wb





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Statistik

Sejak Juni 2007
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini176
mod_vvisit_counterkemarin257
mod_vvisit_counterpekan ini639
mod_vvisit_counterbulan ini3940
mod_vvisit_countertotal51357

Kami Peduli

  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
  • Freedom For Palestine
powered_by.png, 1 kB

Halaman Depan
Imam Hasan Al Banna dan Tawasul* PDF Cetak E-mail
Views 1122    

Dalam ushul isyrin (dua puluh prinsip/dasar) Imam Hasan Al Banna menjelaskan permasalahan tawasul dalam kalimat yang ringkas, yaitu “ Doa kepada Allah jika dibarengi dengan tawasul makhluknya adalah termasuk kedalam bagian perbedaan pendapat tentang tata cara berdoa. Hal ini tidak termasuk dalam permasalahan aqidah 

Ucapan Imam Hasan Al Banna tersebut telah menyebabkan kemarahan saudara-saudara kita yang menisbatkan dirinya kepada kaum salaf. Mereka anggap hal itu sebagai menyepelekan Tauhid dan membebaskan Aqidah dari segala bentuk syirik. Mereka juga menuduh Hasan Al Banna telah terpengaruh oleh tasawuf, sebagaimana ada dalam perjalanan hidupnya yang pertama.


Published in : Manhaj,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Ditulis Oleh admin   
Selengkapnya...
 
Sejenak Bersama Da^i & Mujahid, Umar Tilmisani PDF Cetak E-mail
Views 1114    

Mukadimah

 Seorang penulis yang bernama Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad ashihi  pernah melontarkan hal yang serius terhadap tokoh kita kali ini , dalam buku nya yang diterjemahkan edisi indonesia ”Dialog dengan Ikhwani ” Yayasan Al-Madinah, Solo.Dalam bukunya tersebut. Ia berbuat aniaya terhadap Umar Tilmisani. Ia menceritakan bahwa Umar Tilmisani telah menjama' dan qashar solat Ashar hanya untuk nonton film di bioskop, amat tergila-gila pada lagu Ummu Kaltsum, belajar gitar dan dansa ala Perancis dan kegilaan lainnya. Memang, Umar at Tilmisani 'muda' pernah seperti itu, tetapi tulisan  yang meyebutkan Mursyid 'Am Umar Tilmisani berperilaku seperti itu tidak lain adalah kebohongan yang nyata dan ia (Abu Abdillah) sendiri menyadari kebohongan itu.

Sungguh, Umar Tilmisani memang pernah jahiliyah ketika masa-masa mudanya. Ia memiliki gaya hidup glamour dan kebarat-baratan seperti yang ia tulis dalam Dzikrayat la Mudzakkiraat. Di buku itulah ia bercerita tentang ke-jahiliyah-an masa mudanya (dalam buku itulah yang dirujuk Abu Abdillah). Namun setelah itu, Umar mengalami perubahan hidup ketika mulai mengenal Islam melalui dakwah al Banna dan IM. Bahkan, akhirnya ia menjadi tokoh besar dan memiliki kelayakan untuk menduduki jabatan sebagai Mursyid 'Am yang persyaratannya amat ketat. Jadi, sebutan Abu Abdillah – semoga Allah swt mengampuninya – kepadanya bahwa ketika menjadi pemimpin IM  beliau melakukan ke-jahiliyahan-seperti yang dituduhkan adalah dusta. Itu adalah masa lalunya ketika masih jahiliyah dan belum tersentuh Ikhwan, apalagi menjadi Mursyid 'Am. Letak kebohongannya adalah buku yang dirujuk, Dzikrayat la Mudzakkiraat karya Umar Tilmisani, menceritakan kisah hidupnya yang gelap pada masa lalu dan terang pada masa Ikhwan secara lengkap. Artinya, Abu Abdillah membaca juga kalau ke-jahiliyah-an itu adalah masa lalu Umar Tilmisani sebelum menjadi anggota Ikhwan dan jauh sebelum menjadi Mursyid 'Am. Mengapa Abu Abdillah tetap menulis di bukunya bahwa saat jahiliyah itu Umar adalah pimpinan Ikhwan? (lihat kedustaan ini dalam Dialog Bersama Ikhwani, hlm 24-27).

 Ada apa sebenarnya dengan Tokoh kita pada kali ini ? Nah pembaca...mari kita ulas biografi dari seorang  da^i. Murabbi, mujahid ustadz Umar tilmisani rahimahullah....selamak menyimak


Published in : Biografi,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Ditulis Oleh admin   
Selengkapnya...
 
Kekuasaan, Jama’ah dan logika yang keliru ( Dalam Menasihati Penguasa ) PDF Cetak E-mail
Views 967    

Sebagian jamaah Islam berpendapat bahwa jika kekuasaan dipegang oleh penguasa yang tidak menggunakan syari’at Islam dan kekuasaannya mengekor pada pihak asing yang memusuhi Islam, maka Jihad melawannya adalah disyari’atkan, bahkan wajib hukumnya. Itulah tugas yang jelas bagi jama’ah islam pengemban panji kebenaran, Dasar hukum jama’ah tersebut melakukan perlawanan/Jihad berdasarkan Alqur’an dan Sunnah serta fatwa para Ulama sudah cukup banyak. 

Hanya saja, teks-teks dalil tersebut sering diungkapkan sesudah terjadinya kekerasan, untuk mencari pembenaran atas berbagai peristiwa kekerasan yang telah terjadi secara sporadis, dan terkadang dengan cara yang misterius yang boleh jadi merupakan pekerjaan fihak-fihak tertentu yang mengadu domba bahkan hendak menghancurkan citra Agama yang lurus ini menjadi Agama yang Menakutkan, Terorisme dan segala cap buruk lainnya disematkan kepada Dakwah dan para Da’inya yang kebetulan tidak tahu apa-apa dan bahkan tidak menyetujui  tindakkan tersebut.


Published in : Manhaj,
Komentar anda Kutip artikel Print kirim ke teman
Ditulis Oleh gaza   
Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Dari Admin

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Selamat Datang di website perisaidakwah.com dilaunching sejak bulan Juni 2007. kirimkan kritik, saran bahkan artikel ke perisaidakwah@gmail.com
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

### Tidak dilarang menyebarkan isi dari web ini dengan tetap mencantumkan sumbernya####

Sindikasi

Yang online

Saat ini ada 2 tamu online

Jajak Pendapat

Siapakah Calon Presiden 2009 pilihan anda..??
 

Komentar

Partisipasi dalam...
Kalau ada ikhwah yang...
Selengkapnya
By Farid Nu'man

Hukum Syari'at Bom...
Rasulullah kan pernah bilang orang yang...
Selengkapnya
By Ibnu Hasan

Pengakuan Jujur...
sebagai seorang yang mungkin sangat...
Selengkapnya
By syafa

© 2008 perisaidakwah.com